“Karena kalian para ninja muda hanya sibuk misi. Tidak ada gaya hidup ! Jadi, mulai hari ini, kita akan live like a queen . Dan kamu, Naruto, jadi sopir sekaligus tukang foto.”
“Terima kasih untuk hari ini,” ujar Hinata lembut.
Lagu tema: “Kaze” (remix pop) dinyanyikan oleh Ino, Sakura, Temari, Tenten, Hinata, dan Tsunade (dengan vokal latar Naruto yang fals). Apakah Anda ingin versi visual novel , komik strip , atau skenario live action dari cerita ini? “Karena kalian para ninja muda hanya sibuk misi
Ino menjadi stylist dadakan. “Hinata, kamu punya body goals ! Tapi jangan sembunyi di balik jaket tebal terus. Coba off shoulder lavender dress ini.”
Tenten, si ahli persenjataan, justru paling antusias di toko aksesoris. “Shuriken bentuk anting! Kunai gantungan kunci! Ini senjata sekaligus fashion statement !” serunya sambil mengisi keranjang. Dan kamu, Naruto, jadi sopir sekaligus tukang foto
Naruto yang disuruh jadi server dadakan mencoba membawakan 10 piring sekaligus, tapi tergelincir karena saus. Sakura refleks menghancurkan meja dengan chakra punch untuk menahan laju Naruto—meja hancur, tapi Naruto selamat.
Temari, si kunoichi dari Suna, memilih streetwear edgy: jaket kulit merah menyala, celana kargo, dan sepatu boots bertabur paku. “Di Suna, mode itu bukti eksistensi,” ujarnya sambil memamerkan kipas raksasanya yang kini didesain ulang jadi handheld fan mewah. Ino menjadi stylist dadakan
Naruto menjerit. Para kunoichi tertawa bersama—bukan tawa ninja, tapi tawa sahabat sejati.